Rotschild, Profil Keluarga Super Kaya yang Bakal Beli Bumi dan Seluruh Isinya


Mereka yang menggerakan roda perekonomian global, adalah penguasa dunia yang sesugguhnya. Anggapan di atas tampaknya sangat cocok disandang oleh keluarga Rotschild. Selain dikenal sebagai pemilik bisnis kelas kakap di hampir seluruh belahan dunia. Kekayaannya konon bisa digunakan untuk membeli bumi dan isinya. Benarkah demikian?

Sayang, keluarga super kaya ini disebut oleh banyak pihak terlibat beberapa gerakan konspirasi yang bertujuan negatif. Beberapa lembaga moneter kenamaan dunia seperti Bank of England, First Bank of The United States dan lainnya, merupakan sebagian kecil dari bisnis yang dikendalikan oleh dinasti Rotschild. Siapakah mereka sebenarnya?

5 keturunan dinasti Rotschild

Kisah keluraga Rotschild berawal dari sosok Mayer Amsel Bauer yang berasal dari Frankfurt, Jerman. Saat itu, ia mempelajari bisnis dari sang ayah yang merupakan pedagang koin langka dan barang antik. Dari sana, ia kemudian mengambil alih perusahaan keluarga dan dengan cepat mengembangkan bisnis. Kekayaan pertamanya diperoleh lewat pernikahan dengan Gutle Schnapper, dan memiliki lima orang anak laki-laki, Amschel, Salomon, Nathan, Carl, dan James. Kelak, mereka inilah yang menjadi cikal bakal mesin uang keluarga Rotschild.

Dirikan lembaga keuangan yang mendunia

Sebagai anak seorang yang memiliki darah Yahudi, kelimanya pun memutuskan bergelut pada bisnis perbankan yang diperkirakan bisa menjadi alat untuk menguasai dunia. Masing-masing dari mereka, berlomba-lomba membangun dinasti keuangan di negara-negara seperti Nathan Mayer Rothschild di London, Inggris, James Mayer de Rothschild di Paris, Perancis, Carl von Rothschild di Napoli, Italia, Amschel Mayer Rothschild di Frankfurt, Jerman dan Salomon Mayer von Rothschild, yang beroperasi di Austria.

Kekayaan keluarga Rotschild yang menjadi misteri hingga kini

Sebelum perang Napoleon (1803–1815) terjadi, keluarga Rotschild sejatinya telah sukses dan kaya raya berkat bisnis emas batangan. Menurut investigasi Gaylon Ross, Sr yang dilansir dari 4rie.com, keluarga ini memiliki total kekayaan kurang lebih sekitar $ 100-500 Triliun. Kekayaan sebesar itu, berasal dari bisnisnya yang tersebar di berbagai penjuru bumi. Seperti Bank sentral di 165 negara dunia (termasuk Indonesia-BI), tambang emas Rio Tinto, BHP Biliton, The Rotschild Group yang membawahi ratusan lembaga keuangan, dan Industri pembuatan minuman anggur.

Berupaya kuasai perekonomian dunia

Lewat kaki tangan bisnisnya yang menggurita, keluarga Rotschild sukses menancapkan kukunya di tataran ekonomi global hingga saat ini. Di AS, mereka mengendalikan kebijakan moneter negeri Paman Sam lewat Federal Reserve (The Fed). Kemudian pada sektor tambang, ada Rio Tinto yang mengelola Freeport dan Vallar Plc yang bekerjasama dengan PT Bakrie and Brothers di Indonesia, Bank of England di Inggris sebagai insitusi keuangan tertua di sana. Semua ini pada akhirnya melahirkan berbagai macam perusahaan bayangan yang tak terhitung jumlahnya.

Nikahi keluarga sendiri untuk mempertahankan kekayaan

Salah satu tradisi aneh dari keluarga Rotschild adalah, mewajibkan setiap anak laki-laki untuk menikahi saudarnya sendiri. Edan! Bukan tanpa sebab. Tujuan perkawinan sedarah ini dilakukan agar rahasia bisnis dan kekayaan keluarga, tak jatuh kepada pihak lain di luar komunitas. Terbukti, tak ada satupun lembaga di dunia yang berani mengaudit atau setidaknya memiliki laporan jumlah kekayaan keluarga Rotschild. Termasuk Forbes!

Memang, keluarga yang satu ini terkenal sangat misterius. Nama mereka hingga keturunannya pun kerap dikait-kaitkan dengan sejumlah teori konspirasi dunia. Meski demikian, tak ada satupun yang bisa membuktikannya secara akurat. Kalo seandainya jadi bagian keluarga Rotschild, apa yang bakal kamu lakukan Sahabat Boombastis?