Nona Berlian, dari Ronaldowati Sampai Jadi Brand Ambassador eSport


Adik Bio One yang hobi main game

Olahraga elektronik atau electronic sport (eSport) tengah menjadi tren di kalangan milenial. Electronic sport merupakan sebuah istilah yang merujuk pada sebuah kegiatan kompetitif para gamer dalam memainkan video game. Berawal dari sebuah game, pemain eSport telah menjadi sebuah promosi bahkan menjadi salah satu cabang olahraga. Pada Asian Games 2018 lalu, eSport menjadi salah satu cabang olahraga yang dipertandingkan.

Berdasarkan catatan newzoo.com, pada tahun 2017, Indonesia menduduki peringkat 16 negara dengan pendapatan dari games terbesar di dunia. Ada sekitar 43,7 juta gamers di Indonesia yang menghabiskan total 880 juta dollar AS atau setara 11 miliar rupiah untuk bermain games. eSport tidak hanya diminati oleh pria tetapi juga wanita. Masih dari sumber yang sama. Sebab, 44 persen dari jumlah gamers yang dimiliki oleh Indonesia adalah perempuan.

Salah satu peminatnya adalah mantan artis cilik Nona Berlian Sakinah atau yang dikenal sebagai Ronaldowati. Nona yang telah lama vakum dari layar kaca rupanya tengah menekuni hobi eSport. Bahkan kini, ia telah didaulat sebagai salah satu brand ambassador tim eSport tanah air. Berikut perjalanan kariernya dari artis cilik sampai jadi brand ambassador eSports.

Salah satu peminatnya adalah mantan artis cilik Nona Berlian Sakinah atau yang dikenal sebagai Ronaldowati. Nona yang telah lama vakum dari layar kaca rupanya tengah menekuni hobi eSport. Bahkan kini, ia telah didaulat sebagai salah satu brand ambassador tim eSport tanah air. Berikut perjalanan kariernya dari artis cilik sampai jadi brand ambassador eSports.

1. Jadi bintang iklan bersama sang kakak


Nona Berlian Sakinah lahir di Sidoarjo pada 14 Juni 1999. Ia merupakan adik kandung dari artis Bio One yang hanya berselisih usia satu tahun darinya. Nona pertama kali menjadi bintang iklan produk susu bersama kakaknya saat masih kanak-kanak. Iklan tersebut tayang di Televisi sekitar tahun 2005-2006. Bio One telah terlebih dahulu menjadi artis sinetron. Hingga akhirnya, saat Nona ikut kakaknya ke lokasi syuting ia juga ditawari main sinetron. 

2. Rela botak demi Ronaldowati 


Sinetron Ronaldowati tayang di layar kaca pada tahun 2008. Nona Berlian mendapatkan kesempatan berperan sebagai Wati, bocah botak pemain sepak bola. Ronaldowati menjadi debut pertamanya di Sinetron sekaligus menjadi yang paling sukses. Sebab, sampai saat ini sosok bocah perempuan berkepala botak itu masing diingat oleh pemirsanya sampai saat ini.

Kala itu usianya masih 9 tahun tetapi sudah berani mengambil keputusan untuk mencukur habis rambutnya demi peran. Saat kecil, rambut Nona memang sangat tipis. Menurun saran dari mamanya, Nona harus membotaki kepalanya agar rambutnya tumbuh lebih lebat. Saat kecil, Nona memang anak perempuan yang tomboy sehingga tidak kesulitan dengan perannya sebagai Ronaldowati. Kini, penampilannya berubah drastis menjadi lebih feminin dengan rambut panjangnya. 

3. Kuliah di Jerman


Berdasarkan wawancaranya dengan Suara.com tahun 2016, Nona diketahui tengah menempuh pendidikan di dua tempat sekaligus, yakni di Jakarta dan Jerman. Di tanah air, ia berencana mengambil kuliah jurusan hukum di salah satu universitas swasta Jakarta. Kemudian di Jerman, Nona mengambil studi enviroment energy. 

4. Jadi brand ambassador Aura eSport 


Main game menjadi salah satu hobinya. Ia menyukai games sejak kecil karena kakak dan ayahnya suka main games. Berkat hobinya itulah ia mendapatkan kesempatan menjadi brand ambassador Aura eSport, salah satu time Sport di tanah air. Menurutnya, games itu seru dan jarang ada cewek yang main games. Selain itu, games rupanya membuat dirinya nyaman dan merasa diterima. 

eSport tidak selalu identik dengan cowok, kok! Buktinya Nona Berlian Sakinah pun menjadi salah satu yang menekuninya. Bahkan berhasil menjadi brand ambassador salah satu tim eSport tanah air. Keren, kan?