Hina Al-Quran dan Ulama Pakai Akun Palsu, Pria Asal Kalimantan Ini Dicyduk Polisi


Masalah agama dan adalah hal mutlak yang tidak bisa diganggu gugat, apalagi sampai dicaci maki dengan kata yang tak pantas, salah-salah bisa membuat mendekam di penjara. Tapi, ternyata masih ada orang yang berani melontarkan hinaan yang membuat orang –tak hanya umat Islam saja, geram.

Adalah Muhammad Sodikin, pria berusia 21 tahun asal Kalimantan Selatan (Kalsel)ini harus mempertanggungjawabkan kelakuannya di hadapan hukum. Ya, pasalnya ia menghina kitab suci umat Islam dan juga para ulama. Berikut kronologi kejadian yang berhasil Boombastis.com rangkum.


Penyebab pelaku melakukan penghinaan atas kitab al-qur’an


Sodikin ternyata melakukan hal tersebut sebagai bentuk kemarahan kepada teman sekelasnya yang bernama Putri di program pendidikan Kejar Paket B kelas 8. Sehingga, Sodikin dengan sengaja membuat akun instagram palsu @rezahardiansyah7071 dengan foto pacar Putri. Tujuannya agar Putri ketakutan dan pacarnya ditangkap polisi. Akun tersebut jelas saja merupakan akun palsu. Sodikin bahkan mencantumkan nomor telepon yang diambilnya dari akun beberapa publik figur –salah satunya adalah pihak management Deddy Corbuzier dan Gen Halilintar. Tak hanya itu, seolah sudah merencanakan kejahatannya, ia bahkan membuat akun palsu @humaspolresbanjar_.

Di dalam akun palsu tersebut, ia menyebarkan ujaran kebencian terhadap agama islam. Sodikin mengunggah beberapa foto yang ia ambil dari internet berupa gambar orang yang sedang menginjak al-quran lengkap dengan caption: “Injak aja al-qur’an nya, emang pantas diinjak kok,”. Selain itu, dalam akun ini juga membuat dan menyebar konten-konten yang menghina ulama, kepala negara dan lembaga pemerintahan dengan nada provokatif, hoax, dan meresahkan. Tak hanya itu, dalam postingan instastory-nya, pria yang mengaku tinggal di Tanah Laut (Tala) ini juga menantang netizen untuk melaporkannya ke pihak berwajib. Emang nih bocah lagi nyari gara-gara yaa.

Perilaku yang dilakukan oleh Muhammad Sodikin ini tak hanya memecah belah NKRI saja, tapi juga merugikan banyak pihak, salah satunya adalah management Deddy Corbuzier yang membuatnya buka suara di YouTube dan juga instagram. Karena ulah Sodikin, pihaknya mendapat caci maki dan ancaman. Netizen juga mengutuk si pelaku dengan sumpah serapah kasar di kolom komentar. Sayangnya, saat ini instagram yang digunakan untuk menghina Islam dan al-quran tersebut sudah diblokir oleh pihak instagram.

Dibekuk oleh pihak berwenang


Terkait kasus ini, Unit Siber Polda Kalsel pun akhirnya berhasil membekuk pelaku yang berada di Kelurahan Loktabat Utara, Kecamatan Banjarbaru Utara, Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, pada Selasa (30/11) kemarin. Penangkapan ini berdasar atas laporan LP/596/X/2018/Kalsel/SPKT. Saat ini pelaku diamankan dan diperiksa di Mako Dit Reskrimsus Polda Kalsel, dilansir dari republika.com. adapun barang bukti yang sudah disita adalah sebuah komputer jinjing, modem, ponsel yang digunakan pelaku, serta akun @reza_hardiansyah_7071.

Atas penangkapan ini netizen merasa sedikit lega, setidaknya pihak berwajib sudah berhasil Membekuk satu dari banyak toxic yang ada di media sosial. Untuk Sahabat Boombastis semua, sekali lagi bijaklah dalam menggunakan media sosial. Jika punya masalah seperti Sodikin ini, selesaikan dengan baik-baik. Jangan hanya karena kesal, lalu membuat geram banyak orang dengan memposting hal-hal buruk, apalagi yang berisi konten SARA. Tau sendiri kan bagaimana akibatnya?