Fakta Kehidupan Suzzanna, dari Gadis Kecil Pemalu hingga Artis Terpopuler se-Asia!


Suzzanna pun jadi artis horor ternama Indonesia era 70-an.

Siapa yang nggak kenal dengan Suzzanna? Aktris legendaris yang mendapat julukan sebagai Ratu Horor Indonesia merupakan salah satu artis bertalenta yang dimiliki oleh Indonesia. Selama berpuluh-puluh tahun, Suzzanna selalu diidentikkan dengan sosok yang misterius tanpa harus menonjolkan riasan atau pakaian yang menyeramkan. Tatapan dan mimik wajahnya saja sudah berhasil membangun suasana yang mencekam. Tapi bagaimana perjalanan hidup Suzzanna? Yuk kita simak kehidupannya, dari gadis kecil pemalu hingga menjadi ratu horor tersebut?

1. Awal karir


Suzzanna bernama lengkap Suzzanna Martha Frederika van Osch lahir di Bogor, Jawa Barat pada tanggal 13 Oktober 1942 dan meninggal di Magelang, 15 Oktober 2008. Terlahir sebagai seorang pemalu, ia adalah gadis berdarah Jerman-Belanda-Jawa-Manado yang mengawali karir aktingnya dengan memenangkan kontes “Tiga Dara”. 

Sebelum menjadi Ratu Horor, Suzzanna justru bermain di beberapa film bergenre drama. Film pertamanya adalah Asrama Dara yang rilis tahun 1958 dan merupakan langkah awal karir Suzzanna. Pada tahun 1950, Suzzanna mendapat penghargaan dalam katagori The Best Child Actress pada ajang Festival Film Asia, Tokyo tahun 1960.

2. Terjerumus dalam beberapa film untuk penonton yang lebih berumur.


Pada era 70-an hingga 90-an, industri film Indonesia emang lebih cenderung menampilkan adegan-adegan untuk penonton yang lebih berumur. Hal ini pulalah yang membuat banyak artis pada era tersebut harus mengikuti pasar agar tetap eksis. 

Nggak terkecuali dengan mendiang Suzzanna. Beberapa kali Suzzanna ditantang untuk melakukan adegan tersebut, salah satunya adalah di film Bernafas dalam Lumpur (1970) dan Bumi Makin Panas (1973).

3. Menjadi Ratu Horor Indonesia.


Setahun setelah film Bernafas dalam Lumpur (1970), Suzzanna mendapatkan peran dalam film bergenre horor pertamanya yang berjudul Beranak dalam Kubur. Siapa sangka, masuknya Suzzanna dalan genre horor membuat namanya melambung hingga menghasilkan belasan film horor yang sangat terkenal seperti Siluman Buaya Putih, Pernikahan Nyi Blorong, hingga Sundel Bolong yang terkenal dengan adegan 'makan sate 200 tusuk'-nya itu.

4. Mundur dari dunia perfilman.


Pada tahun 1991, setelah film Ajian Laut Ratu Kidul, Suzzanna memutuskan untuk mundur dari dunia perfilman dan kembali ke kampung halamannya di Magelang,Jawa Tengah. 

Namun tahun 2003, istri Clift Sangra ini masih juga bermain dalam sinetron Salma dan Ular Siluman. Tahun 2008, Suzzanna juga bermain dalam film berjudul Hantu Ambulance sekaligus film terakhirnya sebelum meninggal dunia karena diabetes.

5. Penghargaan untuk Suzzanna.


Pada tahun 1972, Suzzanna menyabet penghargaan sebagai Aktris Terpopuler se-Asia saat Festival Film Asia Pasifik di Seoul. Nggak sampai situ, pagelaran Tokyo International Film Festival (TIFF) ke-29 pun mengupas sosok Suzzanna. 

Dalam acaranya, Yomota Inuhiko seorang pakar studi film dan sastra menyebutkan bahwa Suzzanna adalah seorang artis legendaris yang memerankan banyak karakter dan kehadirannya patut diperbincangkan. Ini membuktikan bahwa kemampuan Suzzanna memang bukan main-main dalam dunia perfilman dan udah mencapai level Asia.

Kalo ditotal, ada sekitar 20 film horor dari 42 film yang pernah dibintangi Suzzanna dari tahun 1950 hingga 2003. Terlepas dari berbagai skandal yang pernah datang dan pergi termasuk kesukaan Suzzanna dalam mengkonsumsi bunga melati, Suzzanna merupakan sosok yang nggak akan terganti. 

Buat kamu yang kangen dengan Suzzanna, kamu bisa menonton sosoknya di bioskop lewat film Suzzanna: Bernapas Dalam Kubur. Diperankan oleh Luna Maya dan Herjunot Ali, film berjudul siap menghantui bioskop Indonesia pada 15 November 2018. Berani nonton?