Andika Perkasa, Perwira Cerdas yang Dilantik Menjadi KSAD Gantikan Jenderal TNI Mulyono


Dikenal sebagai sosok perwira yang gagah dan cerdas, Letnan Jenderal TNI Andika Perkasa akhirnya resmi dilantik sebagai Kepala Staf TNI Angkatan Darat ( KSAD). Dilansir dari nasional.kompas.com, tentara lulusan Akmil 1987 tersebut akan bertugas di posisi barunya menggantikan Jenderal TNI Mulyono yang diberhentikan secara hormat.

Tak mengherankan jika sosok Andika Perkasa akhirnya terpilih menduduki jabatan prestisius tersebut. Selain karena prestasinya di bidang kemiliteran, dirinya juga dinilai sebagai perwira cerdas yang merupakan lulusan perguruan tinggi dalam maupun luar negeri. Seperti apa sosoknya? Simak ulasan berikut ini.

Perwira cerdas lulusan universitas dalam dan luar negeri

Selain menjadi seorang tentara, Andika juga dikenal cerdas di bidang akademis. Sumber dari cnnindonesia.com menyebutkan, mantan Pangkostrad itu tercatat sebagai lulusan terbaik Sekolah Staf Komando TNI Angkatan Darat (Seskoad) tahun 2000.

Selain itu, dia juga sempat bersekolah di Harvard University, Amerika Serikat hingga meraih gelar Master of Science (MSc) dan Doctor of Philosophy (Phd). Hal ini nantinya dilengkapi dengan perjalanan karir militer Andika di tubuh TNI AD. Di mana dirinya sukses meniti dari satu jabatan prestisius ke posisi strategis lainnya.

Jenjang karir yang yang komplit di kemiliteran

Setelah lulus dari Akademi Militer (Akmil) pada 1987, Andika Perkasa langsung ditugaskan di satuan elit Kopassus sebagai komandan peleton selama 12 tahun. Dilansir dari cnnindonesia.com, karirnya melesat dengan menduduki poisisi sebagai kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) sejak 8 November 2013. Saat Jokowi resmi dilantik menjadi Presiden, Andika mendapat promosi sebagai Komandan Pasukan Pengamanan Presiden dengan pangkat mayor jenderal.

Awal Januari 2018, ia mendapat promosi kenaikan pangkat menjadi letnan jenderal dan menjabat sebagai Komandan Pembina Doktrin, Pendidikan dan Latihan (Dankodiklat) TNI. Setelahnya, Andika juga diserahi amanah mengemban posisi sebagai Panglima Komando Strategis TNI AD (Pangkostrad) tujuh bulan kemudian. Hingga saat ini, dirinya sukses menyandang bintang empat di pundak dan menjadi orang nomor satu di lingkungan TNI-AD.

Sempat bermain dengan Romy Rafael dalam Lintas Imaji

Salah satu yang menarik dari sosok Andika Perkasa adalah keramahan dirinya. Hal ini terlihat saat ia hadir di sebuah acara yang bernama Lintas Imaji bersama Romy Rafael. Terlihat, sosoknya yang saat itu menjabat sebagai kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad), begitu berwibawa dan ramah terhadap para bawahannya.

Dalam tayangan tersebut, ia melakukan eksperimen menembak target yang dituju dan menggunakan pulpen untuk memilih lokasi sasaran tembak. Terlihat, kedua figur ini berdialog dengan cara yang elegan. Alhasil, acara tersebut banyak menggali sisi terbaik dari mereka yang terlibat di dalamnya.

Memiliki segudang prestasi di lapangan sebagai seorang tentara

Sebagai seorang perwira militer, Andika Perkasa juga menorehkan prestasi yang mengagumkan di lapangan. Dilansir dari cnnindonesia.com, ia pernah melaksanakan serangkaian misi khusus seperti Operasi Teritorial di Timor Timur pada tahun 1992, operasi bakti TNI di Aceh (1994) dan pernah bertugas dalam misi operasi khusus di Papua.

Kesemuanya dilakukan saat Andika masih berada di satuan Kopassus. Prestasi lainnya adalah, ia pernah memimpin penangkapan pimpinan Al Qaeda, Omar Al-Faruq, di Bogor pada 2002 silam. Dengan hasil ini, komplit sudah perjalanannya karirnya sebagai perwira militer di satuan Angkatan Darat. Sukses di bidang strategis dan lapangan, moncer juga dari sisi akademis.

Dilantik menjadi KSAD oleh Presiden Jokowi

Dengan sederet prestasinya di kemiliteran dan kecakapan di bidang akademis, Letjen Andika Perkasa akhirnya resmi dilantik Presiden Jokowi menjadi KSAD yang baru menggantikan Jenderal Mulyono. Dilansir dari nasional.kompas.com, dipilihnya Andika Perkasa sebagai KSAD karena sosoknya merupakan figur perwira yang berprestasi. Baik secara karir maupun akademis.

Alhasil, pria kelahiran Bandung 21 Desember 1964 itu akan menjalankan tugasnya sebagai pucuk pimpinan tertinggi di lingkungan TNI AD. Hal ini sekaligus mengukuhkan keberhasilan dirinya meraih bintang empat di pundak selama berkarir sebagai perwira TNI AD.

Segudang prestasi yang ditunjang kemampuan akademis terbaik, membuat Andika Perkasa akhirnya berhasil menjadi orang nomor satu di TNI AD. Dengan jabatan KSAD yang kini disandangnya, mudah-mudahan kiprah dan perjuangannya nanti bisa menjadi teladan dan benteng yang tangguh bagi NKRI. Selamat bertugas Jenderal!