7 Hacker 'senior' yang sudah meretas sejak belum ada komputer


Hacker ternyata sudah ada sejak dulu kala. Bahkan, adanya hacker tidak bermula dari adanya internet. Banyak orang yang sudah melakukan pemecahan kode dan jaringan di jauh sebelum era komputer dan internet.

Di zaman dahulu, hacker meretas jaringan telepon, mesin komputer lawas, hingga telegraf. Hal ini dilakukan para hacker-hacker senior ini untuk beberapa motivasi, mulai dari uang, iseng, hingga sekedar 'prank.'

Berikut deretan hacker 'senior' yang sudah meretas sejak belum ada komputer, seperti dikutip dari Listverse pada Senin (22/10/2018) dari berbagai sumber.

1. Peretasan Pertama Dalam Sejarah di Tahun 1903


Ketika ada benda pertama yang bisa diretas, seketika saja benda tersebut ada yang meretas. Tercatat, orang yang pertama kali melakukan peretasan dalam sejarah adalah Nevil Maskleyne dengan meretas telegraf. Hal ini terjadi di tahun 1903.

Bahkan, hal ini terjadi di demonstrasi pertama telegraf oleh sang penemu, Guglielmo Marconi. Dalam presentasinya tersebut, Marconi ingin menunjukkan bahwa telegraf nirkabel adalah alat komunikasi yang aman dan privat antar pengirim dan penerima.

Namun di tengah presentasinya, telegraf Marconi justru menerima pesan berbunyi "Rats" atau pengerat, serta pantun jenaka yang mencolek soal ras dan kebangsaan Marconi yakni Italia.

2. Hacker yang Bantu Selamatkan Ribuan Nyawa dari NAZI


Rene Carmille digadang-gadang adalah hacker baik pertama dalam sejarah. Bagaimana tidak, dia adalah bagian dari perlawanan terhadap Nazi di era Prancis yang dikuasai Nazi. Ia sendiri adalah seorang pakar komputer yang ketika itu masih berbentuk raksasa, dan pemrograman dan perintahnya menggunakan punch card atau lebih dikenal dengan kartu IBM.

Kebetulan, pemerintah Prancis yang dikuasai Nazi ini menggunakan komputer semacam itu untuk database, dan menggunakan database tersebut untuk melacak Yahudi. Mengetahui hal tersebut, Carmille akhirnya secara sukarela mengajukan diri untuk menjadi operator, bermodalkan kemampuannya soal komputer. Akhirnya, ia meretas semua data milik Nazi dan menghapus label Yahudi dari database masyarakat Prancis.

Kebaikan hatinya memang menyelamatkan ribuan nyawa, namun hal ini harus dibayar mahal karena Nazi akhirnya mencium gerak-geriknya dan akhirnya menangkap Carmille dan mengirimnya ke kamp konsentrasi.

3. Peretasan Jaringan Telepon


Tak terbayang, ternyata meretas jaringan telepon di era tahun 50an dulu memiliki trik yang cukup mudah. Pasalnya, pesawat telepon akan menangkap nada sebagai sebuah sinyal. Jadi, jika ada yang bisa mengimitasi nada tersebut, konseksi telepon bisa dikuasai dengan mudah.

Orang pertama yang jadi terkenal karena hal ini adalah Joe Engressia yang memiliki julukan Joybubbles. Ia bisa meretas jaringan telepon dengan menyiulkan nada yang persis dengan nada yang jadi sinyal pemorgraman telepon. Walhasil, ia bisa melakukan panggilan apapun. Bahkan, bisa membuat panggilan interlokal yang mahal tanpa terkena biaya.

Ia bahkan menjadi terkenal karena hal ini. Ia menarik biaya untuk siapapun yang ingin minta tolong melakukan telepon jauh tanpa biaya dari operator. Sang Joybubbles pun dimuat di majalah Esquire dan terkenal seantero AS.

Joybubbles bahkan menginspirasi kreativitas Steve Jobs dan Wozniak, sang pendiri Apple, untuk mencoba meretas sistem telepon, dan membuat sebuah perangkat bernama Blue Box yang memudahkan seseorang meretas sistem telepon dan jadi awal mula berdirinya Apple.

4. Peretasan Komputer Pertama Dalam Sejarah


Komputer pertama yang dilindungi password, sayangnya juga jadi yang pertama diretas. Massachusetts Institute of Technology membuat sebuah komputer berpassword pada tahun 1962 dengan motivasi berupa privasi mahasiswa. Password yang dibuat tiap mahasiswa di komputer ini hanya akan bertahan 4 jam per hari di tiap akunnya.

Namun limitasi 4 jam per harinya ini dirasa terlalu cepat oleh seorang mahasiswa bernama Allan Scherr. Akhirnya, ia membuat punch card atau kartu IBM yang mampu mengecoh komputer untuk mencetak password dan menggunakan password tersebut untuk login dengan akun lain ketika waktu habis. Ia pun membagi password tersebut ke semua teman-temannya, meretas password dosen, sembari meninggalkan pesan-pesan iseng.

5. Virus Komputer Pertama


Sebuah program bernama RABBITS yang lahir pada tahun 1969 tercatat sebagai virus komputer pertama dalam sejarah. Program ini sempat membuat sistem di University of Washington Computer Center menjadi down.

Tak ada yang curiga dengan RABBITS, karena memang sama sekali tak mencolok. Namun seperti namanya yakni kelinci, RABBITS dengan cepat beranak pinak, dalam hal ini menggandakan file secara sendirinya. Ketika dipasang di salah satu komputer di kampus, program ini langsung menyebar sendiri ke semua komputer yang berjejaring dan membuat komputer overloaded dan tak mau bekerja.

6. Virus Pertama di Internet


Virus pertama yang ada di internet dikirimkan oleh Ray Tomlinson, seseorang yang dikenal sebagai salah satu penemu e-mail. Virus ini diberi nama Creeper yang merupakan virus worm pertama sepanjang sejarah. Program ini akan membuat copy file dan menyebar lewat ARPANET yang merupakan versi pendahulu internet.

Dari virus ini jika komputer Anda terjangkit, akan ada tulisan yang kurang lebih memiliki arti "Aku adalah Creeper: Tangkap Aku Kalau Bisa."

Virus ini sebenarnya dikembangkan bersama Bob Thomas yang merupakan salah satu kolega dari Tomlinson. Mereka berdua memodifikasi virus ini hingga sempurna, tak bisa rusak dan terhapus dengan sendirinya, hingga mencecar komputer hingga berhenti bekerja. Akhirnya ini adalah pola virus yang kita temui hingga saat ini di inbox e-mail kita.