14 Orang Teridentifikasi, Begini Kondisi Jenazah Menurut Tim DVI


Jakarta, IDN Times - Tim DVI Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur melaporkan ada 14 jenazah korban jatuhnya Lion Air yang telah teridentifikasi. Hingga Senin (15/11), RS Polri sudah menerima 137 kantong jenazah. 

Pesawat Lion Air PK-LQP dengan nomor penerbangan JT 610 jatuh di Senin pagi (29/10) di perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat.

"Yang teridentifikasi sejak hari pertama hingga kemarin sore ada 14 orang," kata Kepala Lab Forensik RS Polri, Kombes Edy Purnomo, ditemui di RS Polri.

1. Kondisi jenazah 40 hingga 50 persen


Kantong jenazah yang diterima pihak RS Polri berisi bagian-bagian tubuh korban penumpang Lion Air JT 610 tersebut. Menurut Edy, kondisi tubuh jenazah yang diterima tak lagi utuh.

"Tim post mortem tidak menemukan jenazah yang bisa dibilang utuh," kata Edy. "Kalau persentasenya, sekitar 40 sampai 50 persen," katanya menambahkan.

2. Kemungkinan bagian tubuh jenazah yang teridentifikasi, kembali ditemukan


Tim DVI RS Polri masih terus mengidentifikasi bagian-bagian tubuh yang sudah ditemukan. Tidak menutup kemungkinan, bagian tubuh jenazah yang teridentifikasi kembali di temukan. 

Apabila kemungkinan tersebut terjadi, pihak RS Polri sudah memiliki langkah yang akan dilakukan. "Apabila nanti ada body parts (bagian tubuh) lagi atau tambahan, maka keluarga akan kami telepon," kata Edy. "Dan nanti tergantung keluarga, keputusan keluarga," tuturnya menambahkan. 

Menurut Edy, pihak ya akan tetap menjalankan kewajiban tugas mereka. "Kewajiban kami adalah memberitahukan kepada keluarga bahwa teridentifikasi lagi satu body part atas nama yang bersangkutan untuk diberikan," jelasnya.

3. Jenazah yang telah teridentifikasi diserahkan pada keluarga


Sejumlah 14 jenazah berhasil diidentifikasi oleh tim DVI RS Polri. Seluruhnya telah diserahkan kepada pihak keluarga korban masing-masing.

Dokumen terkait jenazah korban diserahkan langsung ketika proses identifikasi telah memperoleh hasil. Sedangkan jenazah diserahkan kepada keluarga di waktu ketika keluarga bersedia untuk menerima jenazah.

Sumber idntimes.com